Proses Belajar Orang Dewasa

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses belajar orang dewasa/ Andragogi adalah:

1.  The need to know = kebutuhan untuk tahu

2.  The learners’ self concept = konsep diri yang dimiliki oleh warga belajar

3.  The role of the learners’ experiences = peran pangalaman yang dimiliki warga belajar

4. Readiness to learn = kesiapan belajar orang dewasa

5.  Orientation to learning = orientasi belajar orang dewasa

Berdasarkan hal tersebut diatas maka pendidikan orang dewasa berbeda dengan pendidikan konvensional pada umumnya, yaitu bahwa dalam pendidikan konvensional pembelajar memainkan peran submisif. Sedangkan andragogi didasari oleh asumsi bahwa pembelajar memahami kenapa ia perlu untuk belajar, memiliki tanggung jawab terhadap keputusan dan hidupnya sendiri, memulai proses belajar denga sejumlah pengalaman yang sudah dimilikinya, memiliki kesiapan untuk belajar karena sesungguhnya sudah berhadapan langsung dengan obyek yang sedang dipelajarinya dan ingin menghadapinya secara lebih efektif, dan lebih termotivasi secara internal ketimbang eksternal.

Dalam pembelajaran andragogi perlu diperhatikan 3 hal penting:

  1. Democracy (Demokrasi)
  2. Continuity (Kesinambungan)
  3. Interaction (Interaksi)

Adapun langkah-langkah kegiatan dan pengorganisasian program pendidikan yang menggunakan asas-asas pendekatan andragogi, selalu melibatkan tujuh proses sebagai berikut :

1. Menciptakan iklim untuk belajar

2. Menyusun suatu bentuk perencanaan kegiatan secara bersama dan saling membantu

3. Menilai atau mengidentifikasikan minat, kebutuhan dan nilai-nilai

4. Merumuskan tujuan belajar

5. Merancang kegiatan belajar

6. Melaksanakan kegiatan belajar

7. Mengevaluasi hasil belajar (menilai kembali pemenuhan minat, kebutuhan dan pencapaian nilai-nilai.

Seperti diketahui bahwa orang dewasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak-anak sehingga proses belajar orang dewasa juga berbeda dengan anak. Namun demikian bukan berarti orang dewasa yang satu dengan lainnya selalu memiliki kesamaan, mereka juga memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Oleh karenanya pendekatan yang digunakan untuk membelajarkan orang desawa juga ada beberapa macam, yaitu:

  1. Pendekatan Berpusat pada Masalah: program belajar berpusat pada masalah mengarahkan pengalaman belajar pada masalah yang dialami oleh WB dalam kehidupan sehari-hari dengan maksud untuk memahamkan warga belajar bahwa pengetahuan yang dilakukan melalui belajar berguna untuk memecahkan hidup sehari-hari.
  2. Pendekatan Proyektif: Adalah pendekatan yang digunakan untuk memprediksi sesuatu yang dapat dilaksanakan WB secara menyeluruh karena terkondisi dengan persoalan hidup sehari-hari dan bukan karena tekanan dari luar. Bentuk pelaksanaan pendekatan ini dengan pengidentifikasian masalah yang dialami oleh warga dalam kehidupan sehari-hari, kemudian dibuat tema belajar terkait yang kemudian digunakan untuk pemecahan masalah.
  3. Pendekatan aktualisasi diri: Didasarkan atas kepercayaan akan kemampuan individu untuk mengatur dirinya sendiri, memahamkan bahwa setiap individu memiliki peran dalam suatu perubahan yang diinginkan. dengan pendekatan ini diharapkan warga belajar dapat bertindak secara konsisten untuk mendorong pemikiran tentang keberhasilan.

Proses belajar seseorang berbeda dan tidak nampak secara lahiriah pada diri seseorang oleh orang lain, oleh karenanya proses belajar  disebut sebagai proses intern. Sedangkan yang tampak dari luar merupakan cerminan proses yang terjadi secara intern didalam diri individu. Proses ekstern ini yang menunjukkan apakah dalam diri seseorang terjadi proses belajar atau tidak. Proses belajar dalam diri seseorang yang sedang belajar melalui 6 tahap, yaitu: 1) motivasi; 2)perhatian pada pelajaran; 3) menerima dan mengingat; 4)reproduksi; 5) generalisasi dan 6) melaksanakan tugas belajar dan umpan balik.

Adapun metode yang bisa dilakukan dalam proses pembelajaran orang dewasa adalah metode diskusi, kunjungan lapangan dan karya wisata, demonstrasi dan metode pelatihan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: